Langsung ke konten utama

Tausiyah Habi Lutfhi Bin Yahya Di Makopassus"Merajut Kebhinekaan Untuk Membangun Bangsa Dalam Bingkai NKRI

 


JAKARTA , Investigasi 86 News

Merajut kebhinekaan dalam bingkai NKRI, sosok ulama kharismatik yang merupakan Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Luthfi bin Yahya memberikan tausiyah kebangsaan untuk memperkuat ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathoniyah dalam merajut persatuan dan kesatuan bangsa di Gd Olahraga Nanggala, Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Minggu (04/12/2022).

Siraman rohani kebangsaan di Makopassus tidak saja dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan prajurit Kopassus yang beragama Islam saja, ceramah ulama besar Habib Luthfi bin Yahya ini juga dihadiri oleh umat beragama Kristen Katholik, Kristen Protestan, Budha, Hindu melebur jadi satu dalam wadah NKRI sesuai dengan tajuk siraman rohani yang bertemakan “Merajut Kebhinekaan Untuk Membangun Bangsa dalam Bingkai NKRI”.

Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan dalam sambutan mengatakan semoga dengan adanya  ceramah kebangsaan yang disampaikan oleh Al Mukarom Dr. Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya dapat diambil manfaat serta dapat dijadikan bahan renungan oleh Prajurit Kopassus, sekaligus diamalkan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. 

" Semoga Kopassus bersama Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya menjadi benteng penjaga Pancasila dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik," kata Danjen Kopassus.

Dalam tausyiahnya Habib Luthfi bin Yahya merasa prihatin dengan perkembangan pergaulan anak anak saat ini, dimana kecintaan terhadap tanah air sudah mulai berkurang.

Habib Luthfi mengatakan lahirnya generasi muda yang kuat dan 

kokoh tidak terlepas dari jerih payahnya para pendahulu melalui perjuangannya mempertahankan NKRI.

" Jangan sampai rasa persaudaraan dan persatuan bangsa ini dipecah belah," Habib Luthfi mengingatkan.

Habib Luthfi menegaskan, bangsa Indonesia harus bisa menegakkan jati diri bangsa, menjaga kehormatan bangsa dan memahami rasa kebangsaan salah satunya dengan memahami syair lagu kebangsaan, Indonesia Indonesia.

" Semoga kita menjadi umat yang wahda, bangsa yang wahda,bersatu tidak mudah tergoyahkan," doa  Al Mukarom Dr. Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya mengakhiri siraman rohaninya. (Red)


Sumber_Pusat_Penerangan_Kopasus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga kelebihan Bayar, Anggaran Mamin outing Clas jadi Bancakan

  BEKASI , Investigasi 86 News  Outing Clas adalah persamaan kata lain dari  Study Tour yang artinya kegiatan belajar  dan mengajar diluar kelas. Pada kegiatan outing Clas biasa nya sekolah membawa atau mendatangi salah satu tempat yang dapat menambah wawasan atau ilmu pengetahuan anak didiknya tersebut. Biasa nya tempat yang di kunjungi sekolah tersebut adalah Meseum, Kampus, pabrik, dan tempat yang dapat secara langsung di perkenalkan serta di ingat oleh siswa didiknya Kegiatan outing Clas sebelumnya dengan sebutan kegiatan study tour dimana pada anggaran kegiatan study tour sebelumnya orangtua siswa yang dibebankan serta menimbulkan kecemburuan bagi siswa yang dari keluarga tidak mampu atau miskin, di karenakan tidak mampu & keterbatasan ekonomi mereka tidak bisa ikut bersama - sama teman nya mengikuti kegiatan study tour. Menghindari kecemburuan sosial dan perbedaan status ekonomi bagi anak siswa smp pemerintah Kabupaten Bekasi menyikapi nya melalui APBD tahu...

Masyarakat Papua Menuntut Dan Meminta Pemerintah Untuk Menyelesaiankan Tanah Adat

Jakarta . Investigasi 86 News  Aksi Demo yang  tergabung dalam Pergerakan Keadilan Masyarakat Papua   terdiri dari aliansi Masyarakat adalah  Forum Generasi Trikora Pembebasan Irian Barat (1962), Penggerakan Keadilan Masyarakat Papua,   Aliansi Perempuan Papua, serta Komunitas Masyarakat Papua Jakarta dan Relawan Joko Widodo Provinsi Papua. Walaupun ada sidikit Insiden  saling dorong dengan petugas  didepan Gedung Kementerian ATR/BPN tersebut,  namum aksi berlanjut damai. Kamis. (1/12/22)  Para Masyarakat menyampaikan  orasinya dan menyuarakan Hak- Hak Keadilan bagi Masyarakat Papua. Bahwa Keberadaan masyarakat hukum Adat di Indonesia tentunya memiliki latar belakang historis yang cukup panjang dengan berbagai macam lika-liku perkembangannya. Masyarakat Hukum Adat tentunya merefleksikan adanya sebuah kecenderungan bahwa Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang terintegrasi dalam tatanan kehidupan bernegara. Terkait dengan kea...

Pemilihan Ketua RW O3 Dihadiri Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuh kolot

  BANDUNG , Investigasi 86 News Dalam pemilihan Ketua RW O3 yang digelar kemaren siang yang bertempat dilingkungan masjid Almanah Palasari kelurahan Pasawahan kecamatan Dayeuh kolot. Pemilihan Ketua RW  tersebut dihadiri Lurah Tatang Mulyana. Ada Tiga kandidat calon ketua RW.  Calon yang pertama, Gunawan Dwipayana yang akrab disapa "Wawan" mendapatkan  73 suara. Calon yang kedua Heri Hidayat, SH mendapatkan 71 suara dan calon yang ke tiga Upang Bachra mendapatkan 160 suara .  Sedangkan yang abstain/blangko kosong ada 4.  Hasil pemilihan kemarin RW O3 kelurahan Pasawahan kecamatan Dayeuhkolot Upang Bachra menang mutlak dengan memperoleh suara terbanyak dibandingkan calon lainnya. Mudah-mudahan Ketua RW O3 terpilih bisa mengayomi dan memimpin warganya dengan jujur, amanah, smart dan cakap  serta membawa kebaikan buat warganya. (Ujang Arifin)