Langsung ke konten utama

Diduga kelebihan Bayar, Anggaran Mamin outing Clas jadi Bancakan

 


BEKASI, Investigasi 86 News 

Outing Clas adalah persamaan kata lain dari  Study Tour yang artinya kegiatan belajar  dan mengajar diluar kelas.


Pada kegiatan outing Clas biasa nya sekolah membawa atau mendatangi salah satu tempat yang dapat menambah wawasan atau ilmu pengetahuan anak didiknya tersebut. Biasa nya tempat yang di kunjungi sekolah tersebut adalah Meseum, Kampus, pabrik, dan tempat yang dapat secara langsung di perkenalkan serta di ingat oleh siswa didiknya


Kegiatan outing Clas sebelumnya dengan sebutan kegiatan study tour dimana pada anggaran kegiatan study tour sebelumnya orangtua siswa yang dibebankan serta menimbulkan kecemburuan bagi siswa yang dari keluarga tidak mampu atau miskin, di karenakan tidak mampu & keterbatasan ekonomi mereka tidak bisa ikut bersama - sama teman nya mengikuti kegiatan study tour.


Menghindari kecemburuan sosial dan perbedaan status ekonomi bagi anak siswa smp pemerintah Kabupaten Bekasi menyikapi nya melalui APBD tahun 2022 dengan menggelontorkan anggaran sebesar 5 Milyar dengan pengalokasian nya pada kegiatan outingclas untuk konsumsi ( snack + makan ) & transportasi bagi anak - anak sekolah menengah pertama ( SMP ).


Hisar Pardomuan Ketua Ruang Jurnalis Nusantara kepada awak media mengatakan, 

Menurut informasi yang dapat dipercaya, untuk pengadaan konsumsi kegiatan outingclas dinas pendidikan bekerjasama dengan PT AWIKA sebagai pihak penyedia dengan harga untuk snack Rp 19.000/siswa dan untuk makan Rp 42.000/siswa ( belum pajak ). Ujar nya


Lanjut Hisar, menurut informasi dilapangan PT AWIKA perusahaan yang di pakai salah satu Kepsek berinisial K dan  mendapatkan 31 sekolah ( SMP ) dengan total jumlah 10.373 siswa. Ungkap nya


Hasil investigasi dan konfirmasi dengan salah satu siswa yang ikut outingclas mengatakan, pada outingclas untuk snack ( 1 roti & 1 aqua gelas ) dan makan ( nasi + 1 potong ayam goreng tepung + 1 aqua gelas ), jika kakulasikan dengan harga umum snack & makan yang diterima siswa paling mahal 20.000/siswa jika dikalikan 10.373 total Rp 207.460.000.


Sedangkan pada APBD dianggarkan untuk snack Rp 19.000/siswa x 10.373 = Rp 197.087.000 dan makan Rp 42.000/siswa x 10.373 = Rp 435.666.000, total anggaran untuk snack & makan yang dibayarkan APBD pada kegiatan outing Clas untuk 10.373 siswa Rp 632.753.000 dipotong pajak (ppn + pph ) Rp 75.990.360 jadi setelah di potong pajak pembayaran yang diterima Kepsek K tersebut Rp 556.762.640


Setelah dihitung pembayaran bersih yang diterima Kepsek K Rp 556.762.640 dengan modal konsumsi 207.460.000 ( 2000 x 10.373 ) ditambah Rp 50.676.000 = Rp 263.136.000 pemkab melalui Dinas pendidikan kelebihan uang bayar Rp 293.636.000. Tutup Hisar 


Sampai berita ini diturunkan, belum ada satu pun pejabat dinas pendidikan yang bisa di temui tuk konfirmasi. ( D.S )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat Papua Menuntut Dan Meminta Pemerintah Untuk Menyelesaiankan Tanah Adat

Jakarta . Investigasi 86 News  Aksi Demo yang  tergabung dalam Pergerakan Keadilan Masyarakat Papua   terdiri dari aliansi Masyarakat adalah  Forum Generasi Trikora Pembebasan Irian Barat (1962), Penggerakan Keadilan Masyarakat Papua,   Aliansi Perempuan Papua, serta Komunitas Masyarakat Papua Jakarta dan Relawan Joko Widodo Provinsi Papua. Walaupun ada sidikit Insiden  saling dorong dengan petugas  didepan Gedung Kementerian ATR/BPN tersebut,  namum aksi berlanjut damai. Kamis. (1/12/22)  Para Masyarakat menyampaikan  orasinya dan menyuarakan Hak- Hak Keadilan bagi Masyarakat Papua. Bahwa Keberadaan masyarakat hukum Adat di Indonesia tentunya memiliki latar belakang historis yang cukup panjang dengan berbagai macam lika-liku perkembangannya. Masyarakat Hukum Adat tentunya merefleksikan adanya sebuah kecenderungan bahwa Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang terintegrasi dalam tatanan kehidupan bernegara. Terkait dengan kea...

Pemilihan Ketua RW O3 Dihadiri Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuh kolot

  BANDUNG , Investigasi 86 News Dalam pemilihan Ketua RW O3 yang digelar kemaren siang yang bertempat dilingkungan masjid Almanah Palasari kelurahan Pasawahan kecamatan Dayeuh kolot. Pemilihan Ketua RW  tersebut dihadiri Lurah Tatang Mulyana. Ada Tiga kandidat calon ketua RW.  Calon yang pertama, Gunawan Dwipayana yang akrab disapa "Wawan" mendapatkan  73 suara. Calon yang kedua Heri Hidayat, SH mendapatkan 71 suara dan calon yang ke tiga Upang Bachra mendapatkan 160 suara .  Sedangkan yang abstain/blangko kosong ada 4.  Hasil pemilihan kemarin RW O3 kelurahan Pasawahan kecamatan Dayeuhkolot Upang Bachra menang mutlak dengan memperoleh suara terbanyak dibandingkan calon lainnya. Mudah-mudahan Ketua RW O3 terpilih bisa mengayomi dan memimpin warganya dengan jujur, amanah, smart dan cakap  serta membawa kebaikan buat warganya. (Ujang Arifin)