Langsung ke konten utama

Kapolri Pimpin Upacara Pelepasan Personel Korban Heli P-1103

 


Tangerang , Investigasi 86 News 

Upacara proses pelepasan jenazah personel Kepolisian yang menjadi korban insiden jatuhnya helikopter P-1103 di perairan Bangka Belitung, digelar hari ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung prosesi ini.

Prosesi pelepasan langsung oleh Jenderal Sigit ini sebagai bentuk penghormatan terhadap para personel Polri yang gugur dalam bertugas tersebut. Agenda diselenggarakan di Markas Polairud, Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

“Ini adalah upacara persiapan pengantaran jenazah ke keluarga. Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu keluarga besar Polri menerima musibah. Ada satu heli kami yang berisikan empat anggota mengalami lost contact akibat cuaca buruk,” kata Sigit dalam rilisnya, Rabu (30/11/2022).

Sigit menegaskan insiden jatuhnya Helikopter P-1103 adalah duka bagi seluruh keluarga besar institusi Korps Bhayangkara. Tanpa mengurangi kedukaannya, menurut Sigit, bagi seluruh prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas, hal itu merupakan suatu bentuk kehormatan.

Lebih dalam, Sigit tetap memberikan doa terbaiknya untuk seluruh prajurit yang gugur dalam bertugas dan pihak keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapinya.

“Tentunya ini adalah musibah bagi kami semua, bagi keluarga besar Polri. Namun demikian, tentunya bagi prajurit yang gugur di medan tugas adalah suatu kehormatan. Tentunya kami doakan kepada para almarhum seluruhnya diterima di tempat terbaik di sisi-Nya, dan juga seluruh keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit memaparkan bahwa Polri beserta pihak lainnya, seperti TNI, Basarnas, pemda, dan masyarakat yang berjumlah sekitar 600 orang, telah berupaya maksimal dalam proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya helikopter tersebut.

Sigit mengungkapkan bahwa dari empat korban yang ada di helikopter tersebut, tiga orang di antaranya kini sudah berhasil ditemukan.

“Alhamdulillah, kita temukan kemarin dua, kemudian tadi pagi kita mendapatkan informasi ditemukan satu lagi korban atas nama Aipda Joko M. Alhamdulillah sampai saat ini kita telah berhasil temukan tiga orang anggota kita, namun dalam keadaan sudah meninggal,” ucap Sigit.

Terhadap satu korban yang belum ditemukan, Sigit memastikan Polri beserta pihak lainnya terus melakukan upaya maksimal dalam proses pencariannya.

Selain korban, Sigit menyatakan proses pencarian dilakukan terhadap helikopter yang jatuh. Sejauh ini, telah ditemukan beberapa puing-puing dari helikopter tersebut.

“Saya mohon doanya dari teman-teman media untuk satu anggota kita saat ini masih kita cari mudah-mudahan bisa segera bisa ditemukan. Karena memang kondisi di lokasi pencarian cuacanya masih sangat buruk. Sehingga agak sulit untuk melakukan pencarian dengan cepat. Namun demikian, mudah-mudahan bisa kita temukan dengan cepat,” tutup Sigit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga kelebihan Bayar, Anggaran Mamin outing Clas jadi Bancakan

  BEKASI , Investigasi 86 News  Outing Clas adalah persamaan kata lain dari  Study Tour yang artinya kegiatan belajar  dan mengajar diluar kelas. Pada kegiatan outing Clas biasa nya sekolah membawa atau mendatangi salah satu tempat yang dapat menambah wawasan atau ilmu pengetahuan anak didiknya tersebut. Biasa nya tempat yang di kunjungi sekolah tersebut adalah Meseum, Kampus, pabrik, dan tempat yang dapat secara langsung di perkenalkan serta di ingat oleh siswa didiknya Kegiatan outing Clas sebelumnya dengan sebutan kegiatan study tour dimana pada anggaran kegiatan study tour sebelumnya orangtua siswa yang dibebankan serta menimbulkan kecemburuan bagi siswa yang dari keluarga tidak mampu atau miskin, di karenakan tidak mampu & keterbatasan ekonomi mereka tidak bisa ikut bersama - sama teman nya mengikuti kegiatan study tour. Menghindari kecemburuan sosial dan perbedaan status ekonomi bagi anak siswa smp pemerintah Kabupaten Bekasi menyikapi nya melalui APBD tahu...

Masyarakat Papua Menuntut Dan Meminta Pemerintah Untuk Menyelesaiankan Tanah Adat

Jakarta . Investigasi 86 News  Aksi Demo yang  tergabung dalam Pergerakan Keadilan Masyarakat Papua   terdiri dari aliansi Masyarakat adalah  Forum Generasi Trikora Pembebasan Irian Barat (1962), Penggerakan Keadilan Masyarakat Papua,   Aliansi Perempuan Papua, serta Komunitas Masyarakat Papua Jakarta dan Relawan Joko Widodo Provinsi Papua. Walaupun ada sidikit Insiden  saling dorong dengan petugas  didepan Gedung Kementerian ATR/BPN tersebut,  namum aksi berlanjut damai. Kamis. (1/12/22)  Para Masyarakat menyampaikan  orasinya dan menyuarakan Hak- Hak Keadilan bagi Masyarakat Papua. Bahwa Keberadaan masyarakat hukum Adat di Indonesia tentunya memiliki latar belakang historis yang cukup panjang dengan berbagai macam lika-liku perkembangannya. Masyarakat Hukum Adat tentunya merefleksikan adanya sebuah kecenderungan bahwa Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang terintegrasi dalam tatanan kehidupan bernegara. Terkait dengan kea...

Pemilihan Ketua RW O3 Dihadiri Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuh kolot

  BANDUNG , Investigasi 86 News Dalam pemilihan Ketua RW O3 yang digelar kemaren siang yang bertempat dilingkungan masjid Almanah Palasari kelurahan Pasawahan kecamatan Dayeuh kolot. Pemilihan Ketua RW  tersebut dihadiri Lurah Tatang Mulyana. Ada Tiga kandidat calon ketua RW.  Calon yang pertama, Gunawan Dwipayana yang akrab disapa "Wawan" mendapatkan  73 suara. Calon yang kedua Heri Hidayat, SH mendapatkan 71 suara dan calon yang ke tiga Upang Bachra mendapatkan 160 suara .  Sedangkan yang abstain/blangko kosong ada 4.  Hasil pemilihan kemarin RW O3 kelurahan Pasawahan kecamatan Dayeuhkolot Upang Bachra menang mutlak dengan memperoleh suara terbanyak dibandingkan calon lainnya. Mudah-mudahan Ketua RW O3 terpilih bisa mengayomi dan memimpin warganya dengan jujur, amanah, smart dan cakap  serta membawa kebaikan buat warganya. (Ujang Arifin)